Free BSD (Berkeley Software Distribution)
FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD-Lite, meskipun pada awalnya FreeBSD rilis 1.0 diturunkan dari sistem operasi 386BSD dan 4.3BSD-Lite.
Sejarah FreeBSD
Sejarah munculnya FreeBSD berawal dari pengembangan system Operasi Unix yang dirancang oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, peneliti dari AT&T Bell Laboratories. Selama pertengahan tahun 70an, Ken Thompson memperkenalkan UNIX ke University of California di Berkeley. Dan ketika University of California at Berkeley menerima source code ini (membeli dengan harga $400), co-creator Unix, Ken Thompson, tengah berkunjung ke salah satu fakultas. Melalui bantuannya yang konsisten, para periset dan mahasiswa, terutama Bill Joy (salah satu pendiri Sun Microsystem), berusaha mengembangkan source code Unix tersebut dan melahirkan apa yang disebut The Berkeley Software Distribution (BSD).
Dengan dukungan pendanaan dari DARPA (departemen pertahanan Amerika), Berkeley Computer System Research Group (CSRG) selanjutnya menjadi bagian penting dalam pengembangan Unix disamping Bell Labs. Bersamaan dengan Unix System V AT&T sendiri, BSD tumbuh menjadi salah satu dari dua flavor Unix mayor pada saat itu.
Kelebihan Free BSD
- Sistem operasi ini bersifat open source, jadi para pengguna boleh menggunakan dan mengembangkan lagi sistem operasi ini secara gratis.
- Memiliki sistem software third-party yang memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi. Para user cukup mengeksekusi satu baris perintah dan aplikasi-aplikasi dengan sendirinya di download, dicek integritasnya, di-build, dan diinstall secara otomatis. Tugas-tugas administrasi sistem menjadi sangat praktis dan mudah.
- Secure, powerfull, mendukung patch dan update, disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD.
- Sistem operasi ini stabil untuk data base, server internet, client server, dan lain-lain.
Kekurangan Free BSD:
- Free BSD tidak support terhadap PC IBM
- Tidak ada dukungan plug and play
- Tidak banyak dukungan dari komunitas untuk mengembangkan sistem operasi ini
- Belum jelas masa depannya untuk server data base dan sistem operasi desktop.
Lisensi
FreeBSD dirilis dengan berbagai lisensi perangkat lunak terbuka. Kode kernel dan mayoritas kode yang baru ditulis dirilis dengan lisensi BSD 2-ayat yang memperbolehkan semua orang untuk memakai dan mendistribusikan FreeBSD sesuai keinginan mereka. Lisensi ini disetujui oleh Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan Open Source Initiative sebagai lisensi perangkat lunak bebas dan lisensi perangkat lunak sumber terbuka.
Keduanya sama-sama Unix-like Operating System & Open Source.
To create a FreeBSD image
Buat drive virtual:
1.Ukuran disk minimum dukungan untuk FreeBSD adalah 1 GB. Karena tujuannya adalah untuk membuat image dasar sekecil mungkin, contoh ini menggunakan ukuran minimum itu. Ukuran ini cukup untuk mencakup opsional doc, games, dan koleksi lib32. Untuk menyertakan koleksi ports, tambahkan lagi 1 GB. Untuk menyertakan src, tambahkan 512 MB.
Dapatkan ISO installer:
1.Luncurkan VM pada workstation lokal Anda. Gunakan hypervisor, disk virtual, dan driver virtual jaringan yang sama dimana Anda gunakan dalam lingkungan produksi Anda.
- Perintah berikut menggunakan jumlah minimum RAM, jumlah itu adalah 256 MB:
1.Anda dapat menentukan hingga 1 GB tambahan RAM untuk membuat proses instalasi berjalan lebih cepat.
2.VM ini juga harus memiliki akses Internet untuk men-download paket.
sumber : https://jogjaweb.co.id/blog/sistem-operasi-freebsd
https://id.quora.com/Apa-perbedaan-antara-Linux-dan-BSD
https://brainly.co.id/tugas/36098571

Comments
Post a Comment